
Para Petani Sedang Menanam Padi
Filed under: Uncategorized
Februari 17, 2009 • 4:13 pm 0

Para Petani Sedang Menanam Padi
Filed under: Uncategorized
Mei 7, 2008 • 8:55 am 0
Lama sekali gak posting… tiba-tiba ada ada SMS dari ustad dan saudaraku yang jauh di Jombang sana… Aa’ Gun… yang mengabarkan tentang blog beliau di http://menantisyahid.blogspot.com. Akhirnya, jadi semangat lagi deh… Alhamdulillah…. Senang rasanya ada kabar dari Aa’. Alhamdulillah juga, beliau masih inget ama anak “bandel” ini…
Lama sekali gak posting… dah sebulan berlalu. padahal banyak kisah yang bisa diungkap. Cuma… rasa jenuh itu muncul… hari-hari rasanya hambar. namun alhamdulillah, aku gak larut lama-lama didalamnya… Suau nikmat yang sungguh ku syukuri… Aku berdoa, semoga senantiasa dalam hidayah Allah … karena kita tidak tahu, dalam kondisi apa ketika ajal kita di jemput olehNya…. Aku hanya bisa berdo’a dan berusaha… Alhamdulillah… aku bersyukur pada Allah, bahwa banyak orang baik disekelilingku…. yang senantiasa mengingatkanku manakala salah, menghiburku manakala sedih, membantuku manakala sulit, dan ada disaat aku bahagia…..
lama sekali gak posting… hari-hari ini aku disibukkan dengan urusan pekerjaan… sosialisasi PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan). Semoga program ini sukses dan petani dapat merasakan manfaatnya… Amiin.
lama sekali gak posting… kusadari ternyata banyak hal yang kusia-siakan…. Astaghfirullah …. memang sulit sekali membiasakan hal-hal baik. Semoga aku gak lama-lama larut dalam kesia-siaan. Dan alhamdulillah hari ini tercerahkan setelah baca sebuah opini di SUARA MERDEKA ” … Diakui atau tidak, etos kerja bangsa-bangsa di selatan berbeda dari bangsa-bangsa di utara. Bangsa-bangsa utara memiliki etos kerja yang tercerahkan (enlighted). Segalanya dilakukan dengan penuh perencanaan, targe yang jelas, disiplin dan evaluatif sehingga perkembangannya jelas dan terukur… dst “. Let’s do the best and do it better… Bekerja sajalah… biar Allah dan RasulNya yang menilai….
++++++
Advice from my friend ….
SMILE-it makes U look nice.. PRAY-it keeps U strongs.. GIVE-it mks U richer.. LOVE-it mks U knw life.. HOPE- it mks U still life..
Allah aswr pryr in 3wys.1st, Allah sy YES&gv U wht U want. 2nd, Allahsy NO&gv U somthg bttr. 3rd, Allah sy WAIT& gv U dBEST in Allah’s owntm.A llah knw wht we need ..
Allah tried sincerity in d lonely, tried patience in d pain, tried d adult when d problem come. All of d trial show that Allah still love us.
Filed under: Catatan Diri , Add new tag
Maret 10, 2008 • 5:05 pm 0
Lama gak posting…. habis kumpul ma teman2 ngebahas beberapa hal, pulang mampir warnet dulu. Posting beberapa catatan kegiatan selama satu minggu kemarin….
Minggu pertamaku… sepertinya biasa-biasa saja ya…
Blm begitu ada yang berkesan. tapi alhamdulillah ada beberapa catatan yang bisa kusajikan.
03.03.08
It’s my bithday… gak nyangka kalo dah 29 tahun atau hampir kepala 3. Di usia yang menginjak tua ini rasanya belum banyak yang dapat aku lakukan. Untuk diri sendiri saja belum banyak usaha perbaikan apalagi untuk orang lain. Mudah-mudahan segalanya menjadi lebih baik dari hari ke hari dan yang terpenting bisa bermanfaat bagi orang lain meski sedikit… Let’s do the best and make things better….
Hari ini hari pertama masuk kerja… kumpul di kantor dinas pertanian untuk keperluan rapat dinas. Alhamdulillah ketemu teman2…. kangen juga, beberapa hari gak ketemu…. Pada kesempatan tsb kepala Dinas menyampaikan beberapa hal terkait program ditahun 2008. Selain itu juga disampaikan lokasi penempatan kerja. Aku ditempatkan di Kecamatan Gemuh dengan desa yang harus didampingi adalah Sojomerto dan Galih. Selain itu kadinas jugamengharapkan untuk bekerja dengan baik dan amanah. Mari jadikan pertanian Kendal menjadi lebih baik. Dan di akhir rapat beliau berpesan tentang “makanan beracun”. Sebuah filosofi yang mengingatkan kita semua untuk bekerja dengan baik dan mendapatkan penghasilan yang berkah karena kita punya tanggung jawab anak istri (bagi yang dah keluarga…
dan juga bagi yg blm…). Insya Allah… mudah-mudahan dapat amanah dan terima kasih pak, atas nasehatnya…
Abis rapat dinas, mampir ke kantor dinas Pendidikan untuk ngecek rekomendasi acara bedah buku yang kami selenggarakan. ternyata belum jadi….
04.03.08
Langsung ke kecamatan Gemuh…. perkenalan dengan crew BPP gemuh with Pak Sartono, pak Djono, pak Wien, dan Bu Is. trus bareng-bareng menghadap bapak Camat, bapak Nung Tubeno. Trus pembagian perangkat kerja oleh PPL senior berupa bagan warna daun, amkalah PTT jagung, data gapoktan dan poktan. Trus…. apa lagi ya? oiya, mencatat data areal sawah dan tegalan masing-masing kecamatan. Dari data ini, ternyata luas areal daerah penyuluhanku adalah yang terluas dan kompleks. YA… dijalani aja… alhamdulillah….
Trus lagi… siangnya diajak keliling ke desa Poncorejo dan jenarsari buat nemuin kepada desa. Tapi gak ketemu… ketemu ma kelompok tani. Di jenarsari, ketemu dengan bapak Suparjo yang hanya tinggal berdua dengan istrinya. Tapi subhanallah… keuletan dan qanaah nya beliau berdua dapar tergamabr dari raut waha beliau berdua. Layak juga akhirnya putra2nya berhasil meski beliau berdua hanya petani. Putranya ada yang jadi dokter dan dosen….
05.03.08
Hari ini baca pustaka terkait penyuluhan trus kita ke beberapa desa dengan didampingi Pak Wien… Tujuannya ke Johorejo, Lumansari (tidak ketemu pak kades) lalu ke tlahab dan pucangrejo (ketemu pak kades). Alhamdulillah banyak dapat informasi…
06.03.08
telat 1 menit… ketinggalan apel pagi
hari ini orientasi wilayah ke Sojomerto dan galih. Aku pergi sama bu is. Di Sojomerto alhamdulillah ketemu Pak kades, tapi cuma sebentar karena baru ada perkumpulan RT se desa. Alhamdulilah ketemu juga sama salahs eorang ketu kelompok tani. Trys… abis itu ke desa Galih. Ketemu pak kades dan dua orang ketua kelompok tani. Subhanallah… kantor kadesnya ber AC…
ngalah-ngalahin kantor kecamatan yang saat ini bertempat di gedung kuno peninggalan Belanda… he.. he… Trus… nemui salah satu anggota kelompok tani (Pak Sulis)….
Hari ini pulang awal (utang 1,35 jam) :9 Mo ke Pondok Modern ngefikskan temapt acara Bedah Buku. Alhamdulillah ok. Trus ke Semarang ke kantor Grapari Telkomsel Semarang. Alhamdulillah ada bantuan untuk bedah buku. Alhamdulillah….. Meski harus ngebut karena ngejar jam kerja….
07.03.08 – 09.03.08 LIBUr….
07.03.08 Jalan-jalan ke rumah Mbak di Boja…. pulang bawa rambutan se “bagor”
Alhamdulillah….
08.03.08 Ke sekolah di kendal dan di Boja tuk nyebar undangan delegasi untuk kegiatan bedah buku “apakah Bibirmu ,asih Perawan?”. Pulangnya mampir primagama untuk masukin proposal…. 09.03.08 Bareng istri dan Fathi kecil, ke Boja lagi….
Survey lokasi… sekalian silaturahim ke rumah teman. Mudah-mudahan rencananya ok ! Amiin…
Filed under: Catatan Diri
Februari 25, 2008 • 5:19 pm 0
Nyampe rumah jam 17.45, abis sholat maghrib dan akhirnya ketiduran. Soale, capek banget setelah 8 hari di Magelang. But, karena dah janjian ama teman2 untuk kumpul-kumpul jam 8 malem, so akhirnya harus berangkat juga…
Jam 12 malem kurang seperempat, abis kumpul sama teman-teman, mampir ke warnet aja ah. Soalnya hujan. Kelupaan gak bawa mantel. Sekalian mbuat blog yang memang sudah kutekadkan untuk di buat sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban secara moral dan untuk diri sendiri setelah aku diterima sebagai THL TBPP. Biar motivasi kerja tetap terjaga …
Akhirnya blognya bisa ku mulai juga….. dan ceritanya….
Jam menunjukkan kurang lebih pukul 14.00 ketika aku akhirnya dilepas secara resmi sebagai Tenaga harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) tahun 2008. Sebuah berkas kertas kontrak, sertifikat dan surat pengantar dari mentan kuterima. Akhirnya … resmi sudah aku menjadi seorang THL TBPP.
Senang, sedih, haru, semangat …. bercampuraduk menjadi satu. Sebuah tantangan baru telah tiba di depan mata dan mau tidak mau harus dihadapi dengan sikap optimis dan tentunya dengan tetap memohon kepada Allah untuk selalu diberikan kekuatan dan kesabaran. Tantangan baru dan cukup sulit (menurutku) .. sebab dunia pertanian saat ini tengah dalam sorotan miring ataupun cibiran dari berbagai pihak. Padahal sesungguhnya potensinya sungguh amat luar biasa … Yah, kalau aku sih didengarkan aja, anggaplah sebuah masukan. terima kasih gitu… Yang penting saat ini, bekerja sajalah … biar Allah yang menilai. Karena sesungguhnya petani Indonesia sudah menunggu kerja nyata kita….
Pendaftaran
Mmm…sebuah proses yang lumayan panjang untuk menjadi seorang THL telah kulalui. Setelah pada tahun sebelumnya aku gagal mendaftar alias lolos…
, kini harapan itu dapat terwujud. Pada usaha kedua ini sebetulnya waktu itu aku hampir saja terlambat untuk mendaftar. Ceritanya…. ketika kami (aku dan istri) memutuskan untuk hijrah ke Kendal dari Jombang berkas-berkas kepindahan belum sepenuhnya selesai. padahal waktu pendaftaran tinggal sehari. Akhirnya, dengan sebuah tekad kuurus berkas di kendal. Waktu mengurus KTP hampir saja terlambat. Waktu itu adalah hari terakhir kecamatan buka karena mau libur panjang idul fitri. KTP jadi pas siang hari dan setelah itu langsung menuju ke polsek untuk mengurus SKCK. Dan akhirnya seluruh berkas selesai dan dapat dikirimkan pada hari berikutnya dimana hari itu adalah hari terakhir berkas dikirim (stempel pos). Alhamdulillah … kantor pos masih buka meski hanya sampai jam 10. yang penting khan tok stempel posnya…
Setelah itu ya pasrah…. he. he.. he…
Kemudian setelah pengumuman disampaikan pihak deptan maka aku mengambil nomor tes di Ungaran dan hari berikutnya tes di gedung UNNES. Waktu mencari tempat tes, sempat tersesat samapai kampus UNNES di Gunung Pati. Padahal lokasi tesnya di bawah.
Ya, it’s ok… Selang beberapa waktu ada pengumuman kalau aku diterima. Saat itu aku masih di Purworejo.
Diklat I
Diklat pertama dilakukan di STPP magelang. Kebetulan waktu itu aku satu kelompok dengan teman-teman dari Kendal dan Magelang. Ya, selama kurang lebih empat hari cuma makan, duduk, tidur
. jenuh juga sih… tapi untungnya pagi harinya ada kegiatan senam yang paling tidak bisa membuat badan sedikit lebih segar. Dari diklat tersebut sukanya bisa mendapat wawasan baru terkait penyuluhan pertanian dan dapat teman baru. Sedihnya, kalo mau mandi harus ngantri dan airnya terbatas banget, he..he.. he… Yah, dinikmatin aja. Yang penting khan tetap mandi.
Diklat II
Diklat kedua dilaksanakan pihak STPP Magelang pada tanggal 18 – 25 Pebruari 2008. Mo’ berangkat, paginya ngurus surat keterangan sehat dan sehari sebelumnya mengurus foto. Waks… males banget ya… wong dah mau berangkat koq baru ngurus. padahal tahu pengumumannya khan dah lama
Tapi alhamdulillah semua berjalan lancar. O iya, salah satu penyebab belum diurusnya surat keterangan sehat dan foto karena aku harus balik ke Jombang untuk takziyah paklik yang meninggal. Mumpung berkesempatan ke Jombang, sekalian saja menyelesaikan urusan-urusan yang lain. Biar efektif dan efisien. Salah satunya nembusin pembicara untuk sebuah bedah buku remaja berjudul “Apakah Bibirmu masih Perawan”. Alhamdulillah deal dan acara insya Allah akan dilaksanakan pada 16 Maret 2008. Alhamdulillah….
Next… Setelah pengurusan berkas selesai, aku berangkat agak siangan naik bis lewat jalur semarang. Kebetulan hari itu hujan. Kendal dan Semarang terendam banjir. Meski demikian alhamdulillah perjalanan lancar dan aku nyampe sekitar pukul 14.15. Setelah regristrasi dan say hello ama teman-teman kenalan diklat I, aku langsung meluncur ke lokasi kelompokku (Angkatan XXV) di Desa Klopo. Empat hari disana, kami menerima materi yang akan kita gunakan untuk praktek kompetensi di Desa Sidosari, kecamatan Salaman. Seperti diklat pertama, kerjaannya ya makan, duduk, tidur …
Booring juga … Sempet “refreshing” turun ke tegalrejo beli “Pesawat” buat fathi.
21 Pebruari 2008 … Kami meluncur ke Salaman untuk praktek kompetensi. Kebetulan Angkatan XXV dibagi menjadi tiga kelompok yang akan ditempatkan di Desa Purwosari, Tanjung Anom dan Sidosari. Kebetulan aku tergabung dalam kelompok 3 yang ditugasi di desa Sidosari. 15 orang anggota (EngGar, DiAn, MuN, CaS, HartoNo, SoD, Dul RohiM “pake spasi”, dYaH, tiO, aWiN, AgUstiN, ZakI, NinG, ErNa dan AkU) yang alhamdulillah bisa bekerja dengan kompak meski banyak catatan-catatannya…
Setelah nyampe di Sidosari, acara santai. Kami ditempatkan dirumahnya pak Moh Romdhon (Kades Desanya) dan malamnya kumpul buat bagi-bagi tugas besok harinya. Sempat engkel-engkelan, he… he…. Seru… namun akhirnya ya sepakat dech ! Meski barangkali masih ada yang hatinya masih “nggrundel” ha..ha..ha…. tapi, itulah dinamika sebuah kelompok. Kalau aku sih biasa aja soalnya pas kuliah dulu pernah ikut IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). Dikit-dikit pernah belajar berorganisasi. Yee…..
22 Pebruari 2008 … setelah sarapan pagi sambil ngikuti acara favorit yaitu berita olahraga di Trans 7 dan AnTv
kami berangkat ke balai desa. Disana kami ditemui oleh perangkat desa minus pak Kades yang ada acara di lain tempat. Sebagian dari kami wawancara, sebagian lainnya membuat transek desa.
Sorenya kami wawancara dengan petani responden. Kebetulan, aku ama Zaki ditugasi kerumahnya pak Priyanto. Pas datang orangnya belum ada, jadinya ngobrol dech sama putranya (mas Chamim). Setelah bapak’e datang, kami melakukan wawancara. Dan enaknya nih, kami diajak makan bareng sama mereka. Nikmat deh, sambil ngobrol-ngobrol. Apalagi berasnya hasil panen sendiri dan mmmm , dijamin enak. o iya, waktu itu si zaki sekalian belajar buat tempe
.
Setelah wawancara, malamnya kami membuat perencanaan buat besok harinya. Namun, karena kami tidak “sepenuhnya” didampingi oleh PPL pendamping maka ya masih banyak kekurangan di sana sini. Selain itu barangkali karena teamworknya belum berjalan dengan baik. But, everything must go on ….
23 Pebruari 2008 … kami menyempurnakan data-data yang harus diperoleh. Sampai siangnya, kami sepertinya sudah “menyerah” untuk mengkompilasi data-data menjadi sebuah RKPP. Tapi, alhamdulillah pada siang harinya mas Agus Gunawan datang dan memotivasi kita untuk segera menyelesaikanRKPP. Soalnya kami perlu waktu untuk “gladi bersih”. Mendapat suntikan motivasi, akhirnya kami segera mengerjakannya (sesuai kemampuan) sampai malam hari. Capek dech….. Oiya, waktu maghrib, abis sholat maghrib aku ngobrol-ngobrol dengan beberapa jamaah yang usianya sudah sepuh-sepuh. Maklum rata-rata pemudanya merantau ke Jakarta. Dari hasil pembicaraan, masalah yang memang umum dihadapi petani adalah mengenai serangan hama tikus. “Saking” sulitnya ditanggulangi, akhirnya mereka hanya bisa pasrah. Bahkan ada dari seorang bapak yang 3 kali musim nanam padi berturut-turut gak dapat hasil. Namun, subhanallah…. beliau begitu tenang. Seperti bukan masalah yang berat. Hidup itu sepertinya begitu dinikmati oleh beliau. Sungguh, aku ahrus banyak belajar kepada mereka. Semoga saja masalah itu bisa segera diatasi.
24 Pebruari 2008 … Alhamdulillah… pagi harinya laporan dah terselesaikan sekitar 80 %. Dan menjelang siang bisa diperbanyak alias di copy. Lega rasanya…. Siangnya, ketika teman-teman yang lain finishing untuk laporan, aku ijin ketua untuk “jalan-jalan” ke kelompok lain. Aku sama Andreas pergi ke kelompok di desa Tanjunganom. Setelah say hello sama teman-teman disana, aku nyoba ngobrol ama tuan rumahnya. pas lagia syik ngobrol, eee … ada SMS dari ketua untuk segera beli kertas dan balik ke pos soalnya ada yang kelewatan. ya… akhirnya kami berdua segera meluncur ke salaman dan balik lagi untuk menyelesaikan tugas.
Malam harinya, kami melakukan “gladi bersih” buat presentasi besok hari. Aku sempat ketiduran dan dibangunkan ketua untuk bergabung sama teman-teman. Entah kenapa, sore itu rasanya capek… banget. Trus… akhirnya teman-teman gladi bersih dengan didampingi oleh bapak Slamet. kebetulan aku ditunjuk mewakili teman-teman untuk presentasi. Ya… akhirnya diterima saja…
meski tadinya aku sempat menolak, heee…hee…
25 Pebruari 2008 … pagi hari kami kemas-kemas. Dan sambil menunggu jemputan, kami yang dipimpin cak Sod melatih yel-yel untuk menyemangati kelompok waktu presentasi nanti. Setelah jemputan datang, kami segera menuju desa Tanjung anom. Pemandangan indah mewarnai perjalanan kami. Sawah yang luas terhampar …. subhanallah. Pas ketika melewati sawah yang terdapat ibu-ibu yang tengah menyiangi….. jadi teringat dech ama Jombang.
Melihat ibu-ibu itu… aku jadi teringat sama salah seorang ibu anak asuh dari kantor zakat tempatku dulu bekerja (Kebetulan aku dimanahi Kantor Zakat LPUQ untuk mengawal datin di kantor serta beasiswa cita bangsa untuk sd sampai sma). Teringat sama ibunya Sri Rejeki yang hanya seorang buruh tani yang harus merawat anaknya satu-satunya setelah ditingggal suaminya semenjak usia Sri Rejeki 9 bulan. Rumahnya hanya “gedhek” berukuran empat kali enam. Cuma untuk satu kamar dan dapur kecil dimana Sri Rejeki biasanya ya belajar didepan dapur kecil itu…. Sungguh menyedihkan kondisinya. Apalagi ketika teringat ketika Sri Rejeki cerita kalo seneng banget dapat menjadi salah satu anak asuh LPUQ. Dia bisa sekolah, bisa baca tulis. Sebab, kalo gak sekolah di rumah gak ada yang ngajari baca karena memang ibunya tidak bisa baca tulis…. Jadi mo’ nangis dech… soalnya waktu itu Sri Rejeki nya nangis sih…
. Teringat pula sama Ely yang rumahnya gedek dan yatim piatu yang hanya tinggal dengan seorang kakaknya. Dia begitu tegar…. pagi sebelum berangkat…. dah bersih-bersih rumah sendiri sementara kakaknya berangkat bekerja mencari pasir. Sepulang sekolahnya masak buat berdua dan sorenya ngaji. Ya… hari-harinya dijalani dengan sebuah kepasrahan dan sebuah kesabaran yang luar biasa. Dan teringat dengan kisah-kisah indah lainnya ketika menangani anak asuh. Sebuah kenangan yang tidak bisa dilupakan…
Dan akhirnya… setelah perjalanan usai dan kami tiba di balai desa Tanjung anom, aku melakukan presentasi di balai desa dengan hasil lumayan….
Alhamdulillah. tentunya atas dukungan dan semangat dari tim Sidosari. Sempat berkeringat, he..he… soalnya lama sekali gak pernah presentasi sejak skripsi ataupun pas LKTI bidang IPA di kampus dan tingkat Kopertis di Surabaya dulu… Nuansanya sangat jauh berbeda, sebab saat ini kami belajar untuk mempresentasikan hasil di depan perangkat desa dan perwakilan petani. Padahal pendidikan orang dewasa belum begitu aku kuasai …. Ya, itung-itung buat nambah pengalaman
Selesai presentasi, kami menerima masukan-masukan dari semua pihak yang hadir. Semoga aku dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan amanah. Amiin…. Setelah itu, akhirnya…. pulang dech… sampai di rumah, ketemu keluarga … senang rasanya. Capek jadi hilang
. Eh, si fathi minta dimandiin sama aku. barangkali kangen dah lama nggak sama bapaknya….
Ya gitu …. Sudah dulu catatannya. Alhamdulillah ………………….
Filed under: Catatan Diri
Februari 23, 2008 • 7:45 am 0
Alhamdulillah … akhirnya bisa dimulai juga ngeblognya… makasih banyak pada WordPress.com. Finally ….let’s go to start blogging!
Filed under: Uncategorized
Komentar Terakhir